Budaya Makanan Korea: Sejarah Singkat Masakan Daerah dan Varian

Kami dapat memperoleh komisi atas pembelian memenuhi syarat yang dilakukan melalui salah satu tautan kami. Pelajari lebih lanjut

Masakan Korea telah berkembang selama bertahun-tahun. Itu dipengaruhi oleh geografi, iklim, dan praktik pertanian negara itu. Orang Korea memiliki cara unik dalam menyiapkan makanan mereka dan percaya pada jamuan makan bersama.

Mari kita lihat evolusi masakan Korea dan bagaimana hal itu membentuk cara kita makan hari ini.

budaya makanan Korea

Lihat buku masak baru kami

Resep keluarga Bitemybun dengan perencana makanan lengkap dan panduan resep.

Cobalah secara gratis dengan Kindle Unlimited:

Baca gratis

Evolusi Masakan Korea: Sejarah Singkat

Budaya makanan Korea memiliki sejarah yang kaya sejak ribuan tahun yang lalu. Makanan tradisional Korea termasuk nasi, sup, dan berbagai lauk yang dikenal sebagai banchan. Orang Korea percaya bahwa makan bersama itu penting, dan makanan sering dibagikan dengan keluarga dan teman.

Pentingnya Nasi dan Pati dalam Masakan Korea

Nasi adalah makanan pokok Korea dan dikonsumsi hampir setiap kali makan. Orang Korea telah menanam padi selama lebih dari 4,000 tahun, dan itu telah memainkan peran penting dalam pola makan dan budaya mereka. Pati seperti ubi jalar dan ubi putih juga biasa dikonsumsi.

Pengaruh Alam pada Masakan Korea

Masakan Korea sangat dipengaruhi oleh geografi dan iklim negara. Korea dikelilingi oleh laut, dan makanan laut merupakan bagian penting dari makanan Korea. Hidangan makanan laut panggang dan mentah sangat populer, dan orang Korea dikenal karena kecintaan mereka pada makanan pedas. Lada cheongyang merupakan cabai khas Korea yang sering digunakan dalam masakan Korea.

Pentingnya Etiket dalam Bersantap Korea

Etiket makan Korea adalah bagian penting dari budaya makanan. Pengunjung diharapkan untuk menggunakan sendok dan sumpit dan menuangkan minuman untuk orang lain sebelum menuangkannya untuk diri mereka sendiri. Penyajian makanan juga penting, dan hidangan sering diletakkan di tengah meja untuk berbagi bersama.

Peran Alam dalam Membentuk Masakan Korea

Masakan Korea telah berkembang dari waktu ke waktu, tetapi akarnya tertanam kuat di alam, seperti kebanyakan Masakan Asia. Geografi negara, iklim, dan praktik pertanian semuanya memainkan peran penting dalam membentuk masakan yang kita kenal dan cintai saat ini. Berikut adalah beberapa cara alam memengaruhi masakan Korea:

  • Pilihan vegetarian dan vegan: Masakan Korea menampilkan berbagai hidangan vegetarian dan vegan, yang sering dibuat dengan sayuran segar dan bahan alami lainnya.
  • Bahan-bahan unik: Banyak bahan yang digunakan dalam masakan Korea khas negara tersebut, seperti gochujang (pasta cabai merah pedas) dan doenjang (pasta kedelai yang difermentasi).
  • Teknik persiapan khusus: Beberapa hidangan, seperti kimchi, disiapkan menggunakan teknik khusus yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
  • Hidangan penting: Hidangan tertentu, seperti bibimbap dan bulgogi, dianggap sebagai masakan andalan Korea dan dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia.

Peran Alam dalam Gaya Memasak

Cara menyiapkan dan memasak makanan Korea juga sangat dipengaruhi oleh alam. Berikut beberapa contohnya:

  • Memanggang: Barbekyu Korea adalah cara memasak daging yang populer, yang sering dipanggang di atas api terbuka.
  • Fermentasi: Fermentasi adalah teknik utama yang digunakan dalam masakan Korea, yang membantu mengawetkan makanan dan memberikan rasa yang unik.
  • Mengukus: Mengukus adalah metode memasak umum lainnya dalam masakan Korea, yang membantu mempertahankan rasa alami dan nutrisi bahan.

Pentingnya Bahan Segar

Salah satu ciri khas masakan Korea adalah penggunaan bahan-bahan alami yang segar. Meskipun teknik dan bahan memasak modern semakin tersedia, banyak restoran Korea masih memprioritaskan penggunaan produk lokal yang segar. Berikut adalah beberapa manfaat menggunakan bahan-bahan segar:

  • Umur simpan yang lebih lama: Bahan-bahan segar dapat disimpan untuk waktu yang lebih lama, yang membantu mengurangi limbah dan menghemat uang.
  • Rasa yang lebih baik: Bahan-bahan segar memiliki rasa yang lebih hidup dan kompleks daripada bahan olahannya.
  • Lebih sehat: Bahan segar seringkali lebih bergizi daripada makanan olahan, yang bisa tinggi gula, garam, dan bahan tambahan lainnya.

Evolusi Masakan Korea: Perjalanan Melalui Rasa Korea

Masakan Korea dikenal dengan penekanan pada bahan-bahan segar dan alami, terutama sayuran. Penggunaan tumbuhan dan sayuran dalam masakan Korea sudah ada sejak berabad-abad yang lalu, yang berasal dari praktik pertanian kuno orang Korea. Penggunaan sayuran yang kompleks dalam masakan Korea mencerminkan hubungan yang kuat antara orang Korea dan lingkungannya.

  • Berbeda dengan masakan Barat, di mana sayuran sering dilihat sebagai lauk, dalam masakan Korea, sayuran merupakan komponen utama dari banyak hidangan.
  • Teknik yang benar untuk menyiapkan sayuran sangat penting untuk melindungi nilai gizi dan rasanya.
  • Masakan Korea mencakup berbagai macam sayuran, mulai dari herba gunung liar dan sayuran hijau hingga sayuran yang diawetkan.
  • Makanan khas Korea sebagian besar adalah vegetarian, dengan nasi dan sayuran sebagai makanan pokok.
  • Kedelai, nasi, kacang pinus, dan tanaman lain juga dimasukkan ke dalam banyak hidangan, sehingga mudah untuk menambah manfaat nutrisi pada makanan.

Peran Interaksi Sosial dan Politik dalam Masakan Korea

Masakan Korea mencerminkan interaksi antara lingkungan, tradisi budaya, dan perkembangan sosial dan politik.

  • Rasa pedas masakan Korea adalah hasil dari penggunaan bawang putih, jahe, dan rempah-rempah lainnya yang diperkenalkan ke Korea melalui perdagangan dengan China dan negara lain.
  • Perkembangan masakan Korea juga dipengaruhi oleh praktik pertanian suku nomaden yang tinggal di Korea sebelum kedatangan orang Korea.
  • Perkembangan masakan Korea juga dipengaruhi oleh perubahan sosial dan politik yang terjadi di Korea selama berabad-abad, dengan berbagai daerah mengembangkan gaya masakan mereka sendiri yang unik.

Evolusi Masakan Korea: Melihat Hidangan yang Beragam dan Beraroma

Masakan Korea sebagian besar dikategorikan berdasarkan makanan pokoknya, dengan nasi sebagai bahan terpenting. Roti Skotlandia, atau nasi matang, merupakan hidangan pokok yang biasanya disajikan setiap kali makan. Hidangan pokok lainnya termasuk:

  • Juk: sejenis bubur nasi yang sering disajikan untuk sarapan pagi
  • Guksu: hidangan mie yang terbuat dari tepung terigu
  • Banchan: lauk kecil yang disajikan setiap kali makan

Hidangan Daging Sapi dan Makanan Laut

Daging sapi dan makanan laut adalah bahan umum dalam masakan Korea. Beberapa hidangan daging sapi yang populer meliputi:

  • Bulgogi: irisan tipis daging sapi yang diasinkan dan dipanggang
  • Galbi: iga sapi pendek yang diasinkan dan dipanggang
  • Seolleongtang: sup yang terbuat dari tulang sapi dan daging

Hidangan makanan laut juga populer, dengan beberapa yang paling umum termasuk:

  • Haemul pajeon: panekuk gurih yang terbuat dari makanan laut dan sayuran
  • Jjigae: sup pedas yang bisa berisi makanan laut, daging sapi, atau ayam
  • Eomuk: kue ikan yang sering ditambahkan ke dalam sup dan semur

Kue dan Sup

Kue dan sup juga merupakan bagian penting dari masakan Korea. Beberapa kue populer meliputi:

  • Songpyeon: kue beras kecil yang biasanya diisi dengan bahan manis seperti madu atau biji wijen
  • Hotteok: pancake manis yang diisi dengan gula merah dan kacang

Sup dan semur juga populer, dengan beberapa yang paling umum termasuk:

  • Doenjang jjigae: rebusan pasta kedelai yang sering disajikan dengan sayuran dan tahu
  • Kimchi jjigae: sup pedas yang berisi kimchi dan berbagai daging atau makanan laut
  • Sundubu jjigae: semur tahu pedas yang biasanya disajikan dengan seafood atau daging sapi

Teknik Memasak dan Bumbu

Masakan Korea dikenal dengan teknik memasak dan bumbunya yang unik. Beberapa teknik yang paling umum meliputi:

  • Pembakaran: teknik yang digunakan untuk menambah rasa berasap pada daging dan sayuran
  • Bumbu: proses yang melibatkan pengasinan daging atau makanan laut dalam campuran kecap, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya

Masakan Korea juga menggunakan berbagai bumbu, antara lain:

  • Gochujang: pasta cabai merah pedas yang digunakan di banyak masakan
  • Doenjang: pasta kedelai yang difermentasi yang digunakan untuk membumbui sup dan semur
  • Ganjang: kecap yang digunakan untuk membumbui daging dan sayuran

Perubahan dan Varietas

Selama bertahun-tahun, masakan Korea telah mengalami banyak perubahan dan telah mengembangkan berbagai masakan daerah dan varian. Beberapa varietas yang paling populer meliputi:

  • Masakan Jeju: masakan yang diasosiasikan dengan pulau Jeju dan dikenal dengan makanan laut dan sayurannya yang segar
  • Masakan kerajaan: masakan yang pernah disediakan untuk keluarga kerajaan dan dikenal karena persiapan dan penyajiannya yang rumit
  • Masakan Korea Baru: masakan Korea versi modern yang menggabungkan bahan dan teknik memasak baru

Masakan Korea terus berkembang dan berubah, dengan hidangan dan resep baru yang dibuat setiap saat. Apakah Anda penggemar semur pedas atau panekuk gurih, selalu ada sesuatu untuk semua orang dalam masakan Korea.

Sisi Manis Masakan Korea

Masakan Korea tidak hanya soal cita rasa gurih, tetapi juga memiliki berbagai macam hidangan manis yang patut untuk dicoba. Berikut beberapa makanan manis tradisional yang biasa disajikan di Korea:

  • Permen jahe: Terbuat dari jahe dan gula yang dicincang halus, permen ini direbus dalam air hingga mengeras lalu dipotong-potong.
  • Ubi jalar: Ubi jalar kukus atau rebus adalah makanan ringan yang populer di Korea, terutama selama bulan-bulan musim dingin.
  • Pasta kacang merah: Dikenal sebagai “pat” dalam bahasa Korea, pasta manis ini terbuat dari kacang merah yang direbus dan dihaluskan dan digunakan sebagai isian berbagai manisan Korea.
  • Kue beras: Disebut "tteok" dalam bahasa Korea, ini terbuat dari tepung beras ketan dan dapat dibentuk menjadi berbagai bentuk. Mereka sering disajikan dengan sirup manis atau jus buah.
  • Minuman fermentasi: Korea Selatan memiliki sejarah panjang dalam memproduksi minuman fermentasi, seperti anggur beras dan anggur buah, yang sering disajikan sebagai minuman manis.

Pengaruh Cina

Masakan Korea telah dipengaruhi oleh masakan Cina, dan ini juga berlaku untuk hidangan manis. Beberapa hidangan manis yang berasal dari Cina antara lain:

  • Sup wijen hitam: Terbuat dari biji wijen hitam, sup manis ini mirip dengan makanan penutup Cina dan sering disajikan panas.
  • Teh jahe: Dikenal sebagai “saenggang cha” dalam bahasa Korea, teh ini terbuat dari jahe dan merupakan minuman populer selama musim dingin.
  • Teh jujube: Terbuat dari buah jujube, teh manis ini dipercaya memiliki khasiat obat dan sering disajikan sebagai minuman panas.

Hidangan Manis Modern

Masakan Korea telah berkembang selama bertahun-tahun, dan ini juga berlaku untuk hidangan manis. Beberapa hidangan manis modern yang menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir antara lain:

  • Keripik mentega madu: Keripik kentang ini dilapisi dengan saus mentega madu yang manis dan telah menjadi camilan populer di Korea.
  • Bingsu: Makanan penutup es serut ini ditaburi dengan berbagai topping manis, seperti buah, sirup, dan susu kental manis.
  • Milkis: Minuman berkarbonasi ini merupakan kombinasi susu dan soda dan merupakan minuman populer di Korea.

Bahan dan Persiapan

Bahan dan metode persiapan hidangan manis di Korea sangat bervariasi, tergantung pada hidangan dan wilayahnya. Beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang hidangan manis di Korea antara lain:

  • Tepung beras ketan sering digunakan dalam masakan manis, karena memberikan tekstur yang kenyal.
  • Biji wijen dan minyak biasanya digunakan dalam hidangan manis, karena menambah rasa pedas.
  • Gula sering digunakan untuk mempermanis masakan, tetapi kelebihan gula dihindari karena pantangan makanan.
  • Sirup sering dioleskan pada hidangan manis untuk menambah rasa manis dan kental.
  • Persiapan hidangan manis yang tepat bisa jadi sulit, karena kekentalan sirup dan konsistensi bahannya bisa berbeda-beda tergantung bahan yang digunakan.
  • Hidangan manis sering diklasifikasikan menurut jenis bahan yang digunakan, seperti padat atau cair.

Masakan Regional dan Varian: Evolusi Masakan Korea Berlanjut

Masakan Korea bukan hanya satu set hidangan, melainkan berbagai macam makanan yang berbeda tergantung daerahnya. Berikut adalah beberapa contoh masakan daerah Korea:

  • Provinsi Jeolla-do terkenal dengan masakannya yang enak dan lembut, dengan hidangan seperti Jeonju bibimbap dan Kongnamul gukbap, sup yang terbuat dari kecambah kedelai.
  • Provinsi Gangwon-do yang terletak di timur laut terkenal dengan hidangan soba seperti makguksu, hidangan mie dingin yang disajikan dengan saus pedas.
  • Provinsi Gyeongsang-do, yang terletak di tenggara, dikenal dengan masakannya yang hangat dan pedas, dengan hidangan seperti dwaeji gukbap, sup babi dengan nasi.

Varian Masakan: Perbedaan Bahan dan Teknik Memasak

Bahkan di wilayah yang sama, bisa ada perbedaan yang signifikan dalam cara menyiapkan hidangan. Misalnya:

  • Kimchi, hidangan yang terbuat dari sayuran yang difermentasi, dapat disiapkan dengan berbagai cara tergantung pada daerah dan juru masaknya. Beberapa daerah menggunakan lebih banyak garam, sementara yang lain menggunakan lebih banyak serpihan paprika merah.
  • Bibimbap, hidangan nasi dengan berbagai topping, dapat disajikan dalam mangkok batu atau mangkok biasa, dengan bahan-bahan yang disusun dalam urutan tertentu atau dicampur menjadi satu.
  • Bulgogi, hidangan yang terbuat dari daging sapi yang diasinkan, dapat disiapkan dengan potongan daging dan bumbu yang berbeda tergantung pada restoran atau wilayahnya.

Evolusi Masakan Korea: Dari Tradisional ke Modern

Masakan Korea telah berkembang secara signifikan selama beberapa dekade terakhir, dengan berbagai macam hidangan baru dan gaya memasak bermunculan. Beberapa perubahan tersebut antara lain:

  • Maraknya masakan vegan dan vegetarian, dengan banyak restoran kini menawarkan pilihan tanpa daging.
  • Penggunaan teknik memasak modern seperti sous-vide dan gastronomi molekuler.
  • Penyebaran masakan Korea ke negara lain, dengan restoran Korea bermunculan di seluruh dunia.

Namun, terlepas dari perubahan ini, masakan tradisional Korea tetap menjadi bagian penting dari budaya Korea. Hidangan seperti bulgogi, kimchi, dan bibimbap masih umum dikonsumsi, dan sebagian besar makanan Korea masih menyertakan nasi sebagai makanan pokok.

Masakan Khusus: Makanan Kerajaan, Buddha, dan Kuil

Selain masakan daerah dan varian, ada juga jenis masakan khas Korea yang dikaitkan dengan tradisi dan latar tertentu:

  • Masakan kerajaan, juga dikenal sebagai masakan istana, berasal dari dinasti Joseon dan ditandai dengan penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi dan penyajian yang rumit.
  • Masakan Buddha, juga dikenal sebagai makanan kuil, disiapkan tanpa daging dan dianggap cocok untuk latihan spiritual.
  • Restoran fine dining di Korea sering menyajikan set menu spesial yang menampilkan keterampilan dan kreativitas koki.

Apakah Anda penggemar masakan tradisional Korea atau lebih suka gaya modern dan inovatif, masakan Korea memiliki sesuatu untuk semua orang. Jadi mengapa tidak mencoba semangkuk bibimbap atau sepiring bulgogi saat Anda makan malam di luar?

Do dan Larangan dari Etiket Meja Korea

Dalam hal masakan Korea, etiket memainkan peran penting dalam pengalaman bersantap. Penataan meja tradisional Korea terdiri dari meja rendah, bantal untuk duduk, dan bapsang (seperangkat piring dan mangkuk). Nasi disajikan dalam mangkuk logam atau baja tahan karat, dan pengunjung menutupinya dengan penutup agar tetap hangat. Pengaturannya juga termasuk mangkuk sup, sumpit, dan sendok.

Cara Makan Nasi yang Benar

Nasi adalah elemen penting masakan Korea, dan ada cara yang tepat untuk memakannya. Mangkuk nasi diletakkan di sebelah kanan pengunjung, dan mereka harus mengambilnya dengan tangan kanan. Penting untuk hanya mengambil apa yang bisa Anda makan dan tidak menyia-nyiakan makanan. Saat makan nasi, biasanya mangkuk didekatkan ke mulut dan gunakan sumpit untuk mengambil nasi.

Aturan Makan Hidangan Lain

Saat makan hidangan lain, ada aturan tertentu yang harus diikuti. Misalnya, penting untuk mengambil sayuran panas dengan sumpit dan bukan dengan tangan Anda. Saat membuat bungkus dengan selada atau sayuran hijau lainnya, penting untuk menggunakan tangan kanan Anda. Jika Anda menyajikan makanan untuk orang lain, gunakan sendok saji yang disediakan, dan jangan pernah menggunakan sumpit atau sendok Anda sendiri untuk mengambil makanan dari piring bersama.

Etiket minum

Minum juga merupakan bagian penting dari etiket makan Korea. Saat menuangkan minuman, penting untuk menuangkan minuman untuk orang tertua terlebih dahulu dan kemudian pindah ke baris yang lebih muda. Wanita secara tradisional menuangkan minuman untuk pria, dan orang yang lebih muda menuangkan minuman untuk orang tua mereka. Penting juga untuk tidak pernah menuangkan minuman Anda sendiri dan selalu menunggu orang lain menuangkannya untuk Anda.

Percakapan dan Tip Etiket Lainnya

Selain aturan makan dan minum, ada tips etiket lain yang perlu diperhatikan. Saat makan, penting untuk makan perlahan dan luangkan waktu Anda. Juga dianggap tidak sopan untuk membuang makanan atau menyentuh barang-barang dengan tangan Anda yang dimaksudkan untuk dimakan dengan peralatan. Saat berbicara, penting untuk tetap menghormati dan menghindari topik kontroversial. Jika Anda seorang tamu, penting untuk menolak makanan atau minuman setidaknya satu kali sebelum menerimanya.

Seni Mengatur Meja Korea

Dalam masakan Korea, pengaturan meja sama pentingnya dengan makanan itu sendiri. Cara hidangan diatur dan disajikan dapat bervariasi tergantung pada acara, wilayah, dan jenis restoran. Di bagian ini, kita akan mengeksplorasi pengaturan meja tradisional Korea dan beberapa elemen yang membuatnya unik.

Pengaturan Meja Khas Korea

Pengaturan meja Korea terdiri dari meja besar dengan penutup baja atau kayu, tempat pengunjung duduk di lantai di atas bantal. Meja biasanya diatur dengan berbagai piring dan mangkuk, termasuk:

  • Semangkuk nasi kukus, yang merupakan inti dari makanan dan sumber utama pati.
  • Sejumlah piring kecil, yang diletakkan di sekitar mangkuk nasi dan berisi berbagai macam bumbu, manis dan pedas. Hidangan ini bisa termasuk kimchi, acar sayuran, daging atau makanan laut rebus atau panggang, dan banyak lagi.
  • Sup atau semur, yang disajikan langsung dalam panci besar dan berisi berbagai bahan, tergantung jenis sup atau semurnya. Beberapa contohnya termasuk doenjang jjigae (sup pasta kedelai), galbitang (sup iga sapi), dan samgyetang (sup ayam ginseng).
  • Penutup atau penutup yang diletakkan di atas mangkuk nasi agar tetap hangat.
  • Satu set sumpit dan sendok, yang digunakan untuk memakan makanan.

Peran Daging dan Makanan Laut

Terlepas dari reputasi masakan Korea yang kebanyakan vegetarian, daging dan makanan laut juga biasa dikonsumsi. Beberapa jenis daging dan makanan laut yang paling populer meliputi:

  • Daging sapi, yang sering dipanggang atau direbus dan disajikan dengan berbagai macam saus celup.
  • Daging babi, yang sering digunakan dalam semur dan sup.
  • Ayam yang sering disajikan dalam sup dan semur atau dipanggang.
  • Ikan yang sering dipanggang atau direbus dan disajikan dengan berbagai macam saus celup.

Pentingnya Table Setting dalam Budaya Korea

Terlepas dari banyaknya variasi pengaturan meja yang tersedia, pengaturan meja tradisional Korea masih dianggap paling unggul dan murni. Banyak perusahaan Korea yang memproduksi peralatan makan dan perkakas menganggap gaya tradisional Korea sebagai yang paling penting dan menawarkan berbagai macam produk yang dirancang khusus untuk gaya makan ini. Terlepas dari vegetarianisme, daging dan makanan laut masih dianggap sangat penting dalam masakan Korea.

Kesimpulan

Nah, begitulah kuliner Korea berkembang dari tahun ke tahun. 

Itu dipengaruhi oleh geografi negara, iklim, dan praktik pertanian, serta budaya masyarakatnya. 

Saya harap Anda telah belajar banyak tentang masakan Korea dari artikel ini.

Lihat buku masak baru kami

Resep keluarga Bitemybun dengan perencana makanan lengkap dan panduan resep.

Cobalah secara gratis dengan Kindle Unlimited:

Baca gratis

Joost Nusselder, pendiri Bite My Bun adalah seorang pemasar konten, ayah dan suka mencoba makanan baru dengan makanan Jepang di jantung hasratnya, dan bersama timnya dia telah membuat artikel blog mendalam sejak 2016 untuk membantu pembaca setia dengan resep dan tips memasak.