Pare Atau Labu Pahit: Ada Yang Mengenalnya Sebagai Ampalaya

Kami dapat memperoleh komisi atas pembelian memenuhi syarat yang dilakukan melalui salah satu tautan kami. Pelajari lebih lanjut

Momordica charantia, dikenal sebagai pare, pare, labu pahit atau balsam-pear dalam bahasa Inggris, memiliki banyak nama lokal lainnya.

Goya dari bahasa Okinawa dan karela dari bahasa Sanskerta juga digunakan oleh penutur bahasa Inggris.

Ini adalah tanaman merambat tropis dan subtropis dari keluarga Cucurbitaceae, ditanam secara luas di Asia, Afrika, dan Karibia karena buahnya yang dapat dimakan, yang sangat pahit.

Apa itu pare ampalaya

Banyak varietasnya berbeda secara substansial dalam bentuk dan kepahitan buahnya. Melon pahit berasal dari anak benua India, dan diperkenalkan ke Cina pada abad ke-14.

Lihat buku masak baru kami

Resep keluarga Bitemybun dengan perencana makanan lengkap dan panduan resep.

Cobalah secara gratis dengan Kindle Unlimited:

Baca gratis

Seperti apa rasanya pare?

Pare memiliki rasa unik yang sering digambarkan mirip dengan persilangan antara mentimun dan labu. Daging buahnya keras dan renyah, dengan rasa yang sedikit pahit. Kulit buahnya juga bisa dimakan, meski biasanya rasanya cukup pahit. Melon pahit umumnya digunakan dalam masakan Asia, dan sering digoreng atau digunakan dalam sup dan semur. Bisa juga dibuat asinan atau dibuat jus.

Labu yang lebih besar kurang pahit daripada yang lebih kecil.

Mengapa pare rasanya pahit?

Rasa pahit pada pare disebabkan oleh sekelompok senyawa yang disebut cucurbitacins. Senyawa ini juga bertanggung jawab atas rasa pahit sayuran lain, seperti kol dan kubis Brussel. Cucurbitacins dianggap memiliki peran protektif pada tumbuhan, mencegah hewan memakannya.

Dalam jumlah kecil, cucurbitacins sebenarnya memiliki manfaat kesehatan, tetapi mengonsumsinya dalam jumlah besar bisa menjadi racun.

Bagaimana cara agar pare tidak pahit?

Ada beberapa cara untuk membuat pare kurang pahit. Salah satu caranya adalah dengan merendam buah dalam air garam selama 30 menit sebelum dimasak. Ini membantu menghilangkan beberapa cucurbitacins dari kulit. Pilihan lainnya adalah memasak buah dengan bahan lain, seperti tomat atau bawang bombay, yang bisa membantu menyeimbangkan rasa pahitnya.

Terakhir, menambahkan sedikit rasa manis, seperti madu atau gula, juga dapat membantu mengimbangi rasa pahitnya.

Bisakah saya merendam pare semalaman?

Merendam pare dalam air garam semalaman adalah metode umum untuk membuat buah tidak terlalu pahit. Ini membantu menghilangkan beberapa cucurbitacins dari kulit, membuatnya lebih enak. Hanya 10 menit sudah berpengaruh, tetapi merendamnya semalaman akan sangat mengurangi rasa pahitnya.

Bagaimana Anda tahu jika pare segar?

Saat berbelanja pare, carilah buah yang keras dan bebas noda. Hindari buah-buahan yang lunak atau memiliki bintik-bintik coklat. Jika buahnya sudah matang, warnanya akan jingga kemerahan.

pare dapat disimpan di lemari es hingga seminggu.

Cara memasak pare

Melon pahit dapat dimasak dengan berbagai cara. Biasanya digoreng, dibuat sup, atau digunakan dalam semur.

Untuk menumis pare:

1. Potong buah menjadi dua memanjang dan buang bijinya.

2. Iris buah menjadi potongan tipis.

3. Panaskan wajan atau penggorengan dengan api besar dan tambahkan minyak.

4. Tambahkan potongan pare ke dalam wajan dan tumis selama 3-5 menit sampai empuk.

5. Sajikan dengan nasi atau mie.

Apa yang cocok dengan pare?

Pare cocok dengan daging babi, sapi, ayam, dan ikan. Itu juga dapat digunakan dalam hidangan vegan dan vegetarian. Cobalah memasangkannya dengan nasi, mie, atau sayuran lainnya.

Jenis pare

Ada berbagai jenis pare, termasuk:

  1. Melon pahit Cina (melon Korea, foo gwa)
  2. Labu pahit India (karela)
  3. Labu pahit (pir balsam, balsamino)
  4. Ampalaya

Apakah pare sehat?

Pare adalah sumber vitamin A, C, dan B6 yang baik. Ini juga mengandung potasium, magnesium, dan serat. Pare telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Hari ini, sedang dipelajari untuk sifat anti-kanker potensial.

Bisakah Anda makan pare saat hamil?

Meski pare mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan, namun juga mengandung beberapa risiko. Ini dapat menyebabkan alergi dan gangguan pencernaan dan dapat meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur. Untuk alasan ini, yang terbaik adalah menghindari makan pare selama kehamilan.

Kesimpulan

Jadi begitulah! Semua yang perlu Anda ketahui tentang pare. Cobalah di hidangan Anda berikutnya dan buktikan sendiri mengapa buah unik ini begitu populer dalam masakan Asia.

Lihat buku masak baru kami

Resep keluarga Bitemybun dengan perencana makanan lengkap dan panduan resep.

Cobalah secara gratis dengan Kindle Unlimited:

Baca gratis

Joost Nusselder, pendiri Bite My Bun adalah seorang pemasar konten, ayah dan suka mencoba makanan baru dengan makanan Jepang di jantung hasratnya, dan bersama timnya dia telah membuat artikel blog mendalam sejak 2016 untuk membantu pembaca setia dengan resep dan tips memasak.